RSS

Arsip Kategori: Transfer Uang

Web Phising

Di atas langit pasti ada langit. Itu ungkapan untuk teman-teman yang kurang berhati-hati atau terlalu mengandalkan pengamanan dari pihak ketiga. Bukan berarti kita tidak percaya toh tanpa bantuan pihak ketiga juga kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi ketika pengamanan yang terpasang dikomputer kita tidak sanggup mendeteksi bahwa yang tampil sekarang di depan kita adalah sebuah ancaman.

Alangkah kagetnya ketika saya di halaman bitcoin,  sedang melihat ada berapa bagi hasil hari ini, kemudian saya ingin menekan salah tombol menu dan tiba-tiba halaman redirect ke web lain seperti yang tampil pada gabar dibawah. Tampilan ini tiba-tiba muncul di halaman saya mengambil alih tampilan web yang saya buka sebelumnya.Meminta saya untuk memasukkan kata nama pengguna dan kata sandi saya. “Saya berkerut” dengan eikit sikap protektif, maaf tunggu dulu kamu siapa..? pikir saya.

Jika mengamati sudut atas bagian kiri dan kanan tertulisUpdate Firefox 57.0 dan halaman ini berlatar biru dengan tulisan mozilla, tetapi alamat webnya pada kotak adress tidak menunjukkan punya mozilla firefox. kotak adress tertulis “helpertoolext.com/ff/….”. Untuk apa kamu meminta nama pengguna dan kata sandi saya, dan untuk apa juga saya memberikan info itu.

Saya mencoba klik tanda kali (close) tetapi tidak bisa keluar begitu saya klik langsung muncul kembali tanpa memberika kesempatan kepada saya untuk back atau membuat tab baru atau menutup tab webnya. Luar biasa..!!! Kemudian saya mencoba mengklik batal dan muncul tampilan berikut:

Inipun tidak memberi kesempatan kepada saya untuk keluar sekalipun saya menekan tombol close [X]. Untuk mendapatkan tampilannya saya berlomba begitu saya mengklik tombol close langsung saya print screen untuk mendapatkan halaman latarnya.

Untuk keluar dari halaman ini terpaksa saya matikan paksa dengan menekan tombol Ctrl+Alt+Del kemudian saya mematikan paksa browser Mozila saya supaya keluar dari halaman web di atas.

Dengan kejadian ini saya hanya ingin berpesan untuk teman-teman semakin berhati-hati dan waspada, jangan mudah percaya dengan siapaun atau layanan apapun. Karena hasilnya ada dua baik atau buruk, benar atau bohong.  Jangans sembarang memasukan nama account dan password anda pada tampilan yang Anda tidak biasa melihatnya.

Setelah komputer saya restart saya kemudian mencari tahu siapa itu “helpertoolext.com” melalui paman google. Tidak banyak informasi yang saya dapatkan.

Melalui Web: https://www.ipaddress.com/websites/www.helpertoolext.com saya mendapatkan info sebagai berikut:

Menulusuri lebih jauh saya mendapatkan informasi ini:

Saya kemudian mencoba menelusuri lebih jauh menggunakan alamat IP 104.31.71.30 melalui get-site-IP.com untuk melanjutkan  rasa penasaran saya. 🙂

Get site Info membawa saya ketampilan:

Dan seterusnya…dilanjutkan sendiri ya eksperimennya he he he..

Tetapi kembali kaepada persoalan di atas, tingkat-tingkatkan kehatia-hatian teman-teman semua berkaitan dengan account dan password Anda, sekalipun diluar sana tentu banyak yang menyalagunakan layanan internet ini. Bagi Anda yang sering bertransaksi online menggunakan internet bangking,  pemain di bisnis investasi seperti tarding forex, bitcoin, dan lain-lain, transaksi ditoko online dan sebagainya. Berhati-hatilah saudaraku karena tentu Anda tidak ingin email atau web kita diambil alih oleh orang lain.

 

Nomor Pengaduan Jika Anda Tertipu Via SMS

JAKARTA – Kasus penipuan melalui SMS dengan meminta korban mengirimkan sejumlah uang ke rekening tertentu, sudah banyak bermunculan. Jika selama ini seolah terbiarkan begitu saja, maka Bank Indonesia tidak ingin kasus serupa dibiarkan lagi.

BI pun meminta seluruh Perbankan membuka layanan pengaduan dan mengambil tindakan melindungi masyarakat. Selain itu masyarakat pun diimbau untuk proaktif melaporkan penipuan via sms, melalui layanan pelanggan yang telah disiapkan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat BI Difi A. Johansyah menegaskan, sesuai Peraturan BI tentang Pengaduan Nasabah, bank wajib memiliki unit pengaduan.

“Setiap pengaduan wajib ditindaklanjuti. Bank juga harus menghentikan hubungan usaha bila diketahui rekening nasabah menggunakan identitas secara tidak benar,” tegas Difi.

Untuk memerangi mafia penipuan sms via transfer rekening ini, BI dan 12 Bank Nasional yang tergabung dalam Working Group Mediasi Perbankan (WGMP) telah melakukan kesepakatan bersama. Bank-bank tersebut adalah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Central Asia, CIMB Niaga, Bank Mega, Bank Permata, OCBC NISP, Danamon, BII, Bank Syariah Mandiri, dan Bank Muamalat.

“Mereka berkomitmen untuk bekerja sama melakukan penanggulangan yang bersifat preventif untuk melindungan nasabah bank dari SMS-SMS yang merugikan tersebut,” ujar Difi.

Berikut nomor call center yang bisa dihubungi:

– Halo BCA: 500888 atau 021-500888 via ponsel
– Bank Mandiri: 14000 atau 021-52997777.
– BRI: Call BRI 14017 atau 500017
– Bank Muamalat: 500016 atau 021-500016 melalui ponsel.
– BNI Call 500046
– Danamon Acces Center: 021-34358888 atau via ponsel 67777
– Call OCBC NISP: 500999 atau 66999 melalui ponsel.
– Call Center Bank Niaga: 14041
– Bank Mega: 021-79175555
– Bank Syariah Mandiri: 021-52997755
– BII: 021-78869811
– Bank Permata: 500111

Jika anda menerima sms penipuan atau pernah menjadi korban penipuan via sms yang meminta transfer uang ke rekening tertentu, segeralah melapor ke nomor di atas. (sumber;www.jppn.com)

Sumber:
Hasil Copy Paste dari: http://www.pjtv.co.id/berita/detail/global/1225/inilah-nomor-pengaduan-jika-anda-tertipu-via-sms.html

 

Pak Desa Kere Mau Utang Pulsa

Sudah lama saya tidak mendapat SMS minta pulsa, hanya sekitar tahun 2011 yang lalu, sekarang tahun 2013 baru dapat lagi SMS minta pulsa status utang besok baru di bayar dari Pak Desa. Wah…jadinya nggak enak nih sama pak Desa atau Pak Kepala Desa..????, Takutnya  KTP elektronik tidak di kasih nanti, beriku isi SMS nya.

Dari : +6281245979290
11.05.2013
01:02 PM

belika dluh pls50 ke no brku ini 082344744397 dr pak desa skrang pnting.besok sy bayar

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Berikut dokumentasi nomor polses minta pulsa ke saya di tahun 2011:

Dari : +6282191646192\
04.12.2011
03:32 AM
Krmkan dlu plsa 20 rb, dikrm k nmr 082191646127 dari Ani.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dari : +6282191273285
24.11.2011
10:15 AM
iskn dluh pls 20 ke no ini, 085395973784,bsk sy byr skrang penting, dr ANTI

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dari: +282191553465
23.11.2011
08.28 AM

Selamat!!Anda m’dpkn HADIAH Rp – 65 juta dari TELKOMSELpoin Di Undi tadi mlm PKL ’23:30/RCTI. Hubu “kantor” pst 085282424245 Ir,H.SRIYANTO
Pengirim: +777

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari ini Jum’at Tgl. 18/11/2011 Jam Ponsel 12:49 PM, pas sepulang melakukan Shalat Jum’at barusana mau online tiba-tiba SMS berdering dari +6282191691190 dengan isi pesan sebagai berikut:

kirimkanka Pulsa 50 di nomor ini;0821 91691192.nanti uangnya Saya kasih.Dari Anto.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Siang ini, Senin 07-11-2011 jam 01:33 PM saya mendapat SMS dari Nomor +6282191518759 dengan isi pesan sebagai berikut:

belikanka dulu pulsa 50 di nomor ini 085397215099 pulampa saya kasi uangx. dari adi.”

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Hari ini Kamis, Tgl. 29-09-2011 jam 12:08 PM, saya mendapat SMS dari nomor +628989782690 dengan isi pesan sebagai berikut:

Ma.isi dlu puls 20rb.nmr in. 085399339574 cpt ma.pntng

Baca Tulisan Terkait:
1. SMS “Berminat Mau Beli Rumah”
2. Hadiah Uang “€ 450,000.00 Euro” Sebagai Modal Usaha Awal
3. TELKOMSEL Poin memberikan Hadiah 120 Juta, Mantap!!
4. Minta Transfer Uang ke BNI
5. Undian TELKOMSELpoin Vs TELKOMSEL POIN
6. Hati-Hati Penipuan Mengatas Namakan Undian PT Telkom! (0411-7443227)

 

Nomor Ponsel +6282337180571 Miss call lagi ?

MissCall+6282337180571: Malam ini tepatnya jam 24.15 AM (12.15 tengah malam) eh kamu miss call lagi, terimakasih sekalipun kamu hanya iseng atau bermaksud menggangu seperti biasanya aku berbaik hati untuk mengangkatnya tetapi sori saya sama sekali tidak mendengarkan suara kamu, soalnya saya belum shalat isha. Terimakasih karena disela-sela saya asyik bermain trading Forex dengan profit 3.90 (maklum hanya membuka 2 open posisi itupun hanya dengan lot 0.1 dan 0.2 dengan posisi buy), eh kamu mengagetkan saya lagi. Klo dulu saya hampir emosi merespon misscall-misscall kamu   yang seenaknya, sekarang tidak lagi soalnya pikir-pikir kamu baik juga selalu mengingatkan untuk bangun tengah malam dan kalau itu senin kamis sekalian sahur saja soalnya sudah lama puasa senin kamis saya tidak berjalan normal mungkin karena kesibukan. Tetapi dengan seringnya kamu memisscall saya kok jadi kepikiran untuk mengambil sisi baik dari apa yang kamu lakukan. “please jangan bosan ya…? “

Saya teringat ketika saya membentakmu pertamakalinya dan kamu jawab dengan  SMS jangan begitu bos saya hanya mencari  cewek bernisial X yang sering ngumpul di resting (ups… sayang isi SMS kamu tidak sempat saya abadikan).

Saya sedikit mengharap supaya misscallnya seperti yang lalu agak lebih malam supaya shalat malam saya dapat terjaga. Makanya sejak tahu kamu rajin miscall saya tidak pernah menggetarkan lho ponsel bluberry ini volumenya saya maksimalkan 5 level sehingga suaranya cukup menggelagar sampai di lantai atas rumah saya. Biasanya HP ini saya simpan di dapur samping TV Ichiko 21 Inci sekalian ngechass. Jika digetar kurang seru soalnya tidaklagi kedengaran apalagi kalau melakukan pemblokiran toh kamu tidak bisa misscall lagi.

Eh klo kamu ada minat main trading supaya dapat bulus download dulu Meta Trader 4 (MT4) atau Meta Trader 5 (MT5) selanjutnya lakukan demo terlebih dahulu. Jika demo sudah mantap silakan membukan   accoun real lebih lengkapnya baca-baca deh Tab “Valas:Forex” pada menu di atas!.
InstaForexBaca tulisan sejenis: Nomor Ponsel Penggangu +6282337180571

 

9 Keyword Penipuan, Teror atau Intimidasi

Dari berbagai modus penipuan dapat dibuat list sebagai berikut:

  1. Ada yang mengirim surat resmi menggunakan modal stempel dari salah satu perusahaan ternama yang memberitakan bahwa Anda menang  undian, terkirim ke Alamat Anda dengan tepat dan Anda pasti mempercainya bahwa itu benar???
  2. SMS dengan kiriman pesan minta dikasihani dengan alasan tertipu, kecelakaan, kena musiba, atau lainnya tetapi ending skenarionya semua berujung pada permintaan untuk dikirimi pulsa atau  uang seikhlashnya  dari Anda.
  3. SMS iseng seoalah-olah dia adalah perempuan yang  salah kirim SMS atau dengan segaja meminta berkenalan via SMS dengan Anda. Jika mendapat respon maka selanjutnya dia akan menggoda terus menerus melalui sms menarik dan dalam beberapa hari kemudian ujung-ujungnya karena sudah terkesan akrab, tiba tiba ada SMS lagi mengatasnamakan bahwa keluarganya sekarang sakit keras dan tidak ada biaya pulang kampung, atau ibunya sakit keras atau meninggal dunia dan meminta Anda mengirim sejumlah uang sebagai pinjaman. Dan Anda sebagai orang bodoh, tolol, bego, sok mau menolong langsung membantunya!!!!, kalaupun benar itu hanya 0,001% saja!
  4. Anda ditelpon langsung  disuatu ruangan  dengan background suasana kantor, terdengar ada kesibukan diskusi atau lainnya, bahwa Anda terpilih sebagai pemenang undian hari ulang tahun kantor Telekom, atau Stasiun TV ternama, tetapi apapun…apapun..apapun modusnya semuanya meminta Anda untuk menuju kemesin ATM untuk melakukan transaksi. Harapannya Anda adalah orang yang tidak mengerti atau baru mengenal fitur mesin ATM sehingga Dia si-Jahannam akan menuntun Anda untuk melakukan klik-klik sana-sini. Ingat hanya ada dua jebakan yang umum mereka lakukan pada ATM yaitu trasnfer Pulsa atau Transfer uang ke nomor rekening tujuan yang disebutkannya dengan nominal tidak bulat menggunakan angka-angka unik. Ada yang mendahului dengan mengecek saldo Anda terlebih duhulu ada juga yang langsung saja dan kalau gagal langsung melarikan diri dengan menoneaktifkan telepon.
  5. SMS bahwa Dia telah mensurvey rumah Anda dan berminat membelinya kemudian  menitip nomor ponsel suaminya yang sebenarnya adalah si-Pelaku juga yang akan menerimanya semua berujung di ATM. Tetapi dari beberapa SMS yang saya terima semua isi SMSnya sama.
  6. Ada juga yang berani melakukan transaki benaran dengan mentranfer uanganya terlebih dahulu ke rekening Anda, kemudian beberapa menit kemudian batal dengan alasan yang sangat menyedihkan lalu meminta uangnya kembali untuk ditransferkan sekarang juga. Biasanya diwaktu-waktu yang sudah tutup kantor atau kurang menguntungkan. Yah..terserah apa Anda akan mengembalikannya atau kesempatan untuk membalasnya cuman hati-hati karena bisa dia menyebutkan nomer rekening yang salah kemudian complain agar Anda mengirim sebanyak dua kali. Tidak usah dilayani biarkan dia sibuk sendiri, serahkan saja urusannya ke Bank!
  7. Anda ditelepon bahwa anak atau keluarga Anda kecelakan. Dia akan berperan sebagai teman, guru, atasan langsung atau Dokter yang menangani dan meinta Anda untuk sesegera mungkin mentransfer  sejumlah uang yang ia sebutkan supaya Anank Anda terselamatkan.
  8. Apapun modusnya, Apapun Modusnya, Apapun Modusnya, umumnya mereka akan meminta Anda untuk bertransaksi Pulsa atau Uang di ATM.
  9. Waspadalah, mari meningkatkan kehati-hatian untuk modus baru lainnya!, jangan percaya kepada siapapun. Sedikit mengganggu karena ada teman tidak akan mengankat telepon dari siapapun jika tidak didahului dengan SMS terlebih dahulu (sori bagi yang belum terdaftar!), setelah di aktivasi baru diangkatnya ..kayak buat email saja!

Sudah dulu ya…? soalnya sudah ada  9 point. Tetapi menariknya kerena mereka mempelajari  Kita terlebih dahulu sehingga mereka tahu mengenai pekerjaan, propesi dan  bahkan  keluarga kita, sehingga benar-benar jika tidak berhati-hati sangat bisa mengelabui kita.

Seperti kata-kata bijak ” Banyak godaan yang datang berselimutkan kegembiraan tetapi sesungguhnya godaan itu hanya setipis kulit”. “Kejahatan yang terorganisir mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.”
Tetapi yakin dalam Firman Allah SWT memberi penguatan bahwa “Sesunggnya yang Bathil pasti akan lenyap!”

Hanya ini yang bisa kuperjuangkan karena aku tidak  bisa memberimu uang, hanya sogores tulisan yang mungkin sudah usang, tetapi semoga masih bagaikan air penyejuk bagi mereka yang dahaga. Yaa Qawiyyu Mallidhoifi Gairuka!

 

Rekening Penipu dan atau SMS Hanya Salah Alamat?

Nampaknya saat ini, gaya penipuan semakin terupdate dibuat lebih sederhana, dan jika dikonfirmasi mereka cukup meminta maaf dengan alasan salah kirim. Saya sudah beberapa kali mendapatkan SMS singkat hanya dengan memberikan nama dan nomor rekening yah…tentu untung-untungan jika benar-benar orang yang dituju hari itu ingin mentranfer uang sangat diharapkan mereka berbuat salah dengan memasukkan nomor rekening yang diperoleh melalui SMS. Berikut koleksi saya dari beberapa SMS yang saya terima dari beberapa nomor ponsel. Semua nomor ponsel yang tulis diyakini 1000% benar karena saya mengeja nomernya satu/persatu sampai 5x, tetapi toh pasti juga ada laporannya pada provider ponsel yang digunakannya. Yang perlu dicermati sesungguhnya adalah sipemberi SMS karena bisa jadi juga nomer yang dikirim memang benar-benar nomernya atau milik orang lain yang bermaksud dijahatinya. Bukan begitu Bro….?

Dari: +6285292225171
11.01.2013
01:32 AM
ini rekeninggnya bri : 08300100 205250 7 a.n heryani

Dari: +6282325777938
10.01.2013
01:24 PM
BRI A/n IFDAL FADILAH No Rek 7648-01-000110501″

Dari:+6281242069727
25.12.2012
04:45 AM
Salam! Usaha ku macet, ditipu org. sdh 1bln tdk ada pmasukn. Pak Darwis Hidayatullah (mitra) sarankn Sgra dptkn t4 pmotong ayam di mksr. Tlg bantu carikan, tabe

Dari: +6282344937641
24.12.2012
09:47 AM
ini rekeningnya BANK BRI A/n AKMAL MAHFUDH No rek: 0949-0100-8427-503

Dari: +6282191514741
23.12.2012
07:48 PM
mta km dimana skrang

 

Minta Transfer Uang ke Bank Mandiri, BNI dan BRI

Tanggal 28 November 2012 saya mendapat SMS dari +6282368422273 Jam 12:25 PM dengan isi SMS sebagai berikut:
uangnya dikirim ke.Rek .MANDIRI A/n. WAHYUNI HIDAYATI no Rek .900.0011.0621.31 sms saja klau sudah dikirim trmksh.

Sedangkan pada Tgl. 19 November 2012 saya mendapat SMS dari +6282344160182 Jam 09:39 AM dengan isi SMS sebagai berikut:
Uangnya dikirim aja ke Rekening ini BRI a/n EFA IRIANTI no.Rekening 116 601 004 508 508

Beberapa waktu lalu tepatnya Tgl. 06 Desember 2012, SMS  sejenis saya terima sebagai berikut:
Dari : +6282191844647
06.12.2011
10:15 AM
Uangnya tranfer ke BNI ajah a/n: RAHMAN SYAMSUDDIN no rek:02375270 73.Cab; MKS, klo sudah ditransfer sms ke 085397895186 no yang satu gak aktif.

Dengan demikian kita sudah mengkoleksi nomor ponsel dan nomor rekening yang minta di tranferkan uang tanpa tahu sebab musababnya apa yaitu:
+6282368422273  A/n WAHYUNI HIDAYATI       : Mandiri Rek No: 900.0011.0621.31
+6282344160182 a/n  EFA IRIANTI                    : BRI      Rek No: 116 601 004 508 508
+6282191844647 a/n RAHMAN SYAMSUDDIN  : BNI      Rek No:  02375270 73             Cab: MKS
Mungkinkah semua di atas itu merupakan “Alamat Palsu” alias  Tidak Jujur…???

 

SMS Mau Beli Rumah

“Jika Anda mencermati kiriman sms di bawah dari nomer yang berbeda-benar semua isi SMSnya sama.”

Saya tidak pernah mau jual rumah tapi menariknya saya selalu mendapat SMS orang berminat beli rumah saya. Hari ini tanggal 29 November 2012 saya dapat SMS  dari +6282327642360 Jam 07-34 AM setelah beberapa waktu lalu tepatnya Hari Minggu Tgl. 26 Agustus 2012 telah mendapatkan SMS dari +6282330512039 Jam 08:35 AM dengan isi SMS sebagai berikut:
“Saya dgn IBU HJ.KARTINI.sdh Sy surfai rumah Yg mau anda Jual.dan sy sngt berminat sy tlp Tdk bisa tembus Masalah harga Hub Suami sy H.WAHIDIN 085318300999 Tks.”

Sekarang isi SMS sebagai berikut:
sy hj.nengsi brminat & cocok mengenai Rumah/tanah bpk/ibu yg mau d jual uda di survei sy tlfn tp tdk tembus masalah hrg hub suami sy 082327642349 DR.H.IRAWAN.

SMS Serupa dari: +6285351104061 Tanggal 11.12.2012 Jam 03:03 AM isi SMS sebagai berikut:
“Sy Hj. Nengsi brminat & cocok mengenai rumah/tanah bpk/ibu yg mau dijual udh sy survei sy tlfn tpi tdk tembus masalah hrg hub suami sy 085351262514 Dr.H.Irawan”

Dengan demikian kita sudah mengkoleksi 6 buah nomor ponsel yang berminat beli rumah yaitu:
+6282327642360 dan 082327642349  mengatas namakan dirinya hj.nengsi
+6282330512039 dan 085318300999 mengatas namakan dirinya HJ.KARTINI
+6285351104061 dan 085351262514 mengatas namakan dirinya Hj.Nengsi

Jika Anda berminat berkenalan dengan orang-orang ini silakan hubungi ponselnya! dan selamat jual beli rumah. Waspada ..waspadalah… baca tulisan sejenis di SMS Jual Beli Rumah.

 

Berbagai Modus Telepon Penipuan: Anak Terjerat Narkoba, Kecelakaan dan Seminar Nasional

Telepon: Anak Terlibat Narkoba
Pagi ini saya menonton pada Jam 5.27 (Jam Komputer Saya), sebelum acara Topik Pagi di ANTV lalu kemudian disiarkan bahwa salah seorang Ibu tinggal di Kulon Progo Yogyakarta menerima telepon dari seseorang yang menyampaikan bahwa anaknya terlibat narkoba dan minta uang tebusan sebesar Rp.60.Juta, jika tidak anaknya akan ditembak mati.
Karena ibu tersebut sangat sayang kepada anaknya maka dia sangat panik dan takut mendengar kondisi anaknya. Ibu itu menjawab bahwa Dia tidak memiliki uang sebanyak itu karena profesinya hanya seorang buruh.
“Lalu berapa uang yang Ibu punya!”
“Saya hanya memiliki Rp.2 Juta, itupun dengan mencukupkannya dengan cara meminjam!”
“Kemudian sipenelpon ok lah kalau begitu, transfernya sekarang!!!”
Ibu itupun bergegas mengumpulkan uang tebusan dan bergegas pergi untuk mentransfer pada nomor rekening yang diberikan. Dalam perjalan terbetik hati untuk melaporkan kejadian tersebut kepada  pihak kepolisian terdekat. Polisi menyampaikan kepada Ibu tersebut bahwa itu adalah bentuk penipuan, sampai pada akhirnya polisi mempertemukan Ibu dengan Anaknya, Alhamdulillah ibu tersebut tidak jadi mentransfer uangnya.

Telepon: Anak Jatuh di Sekolah
Cerita ini kejadiaannya di SMP Negeri 1 Sungguminasa Kab. Gowa Sulawesi Selatan.  Salah seorang guru menceritakan dengan segala keheranannya sampai cerita ini saya tulis kejadian tersebut sudah terjadi sebanyak 3x telepon kepada orang tua siswa.Si penelpon tahu nama orang tua dan siswa sebagai korban. Berikut ceritanya:
“Bu saya Guru dari Anak Ibu, Anak ibu terjatuh dari lantai II sekolahnya, dan sekarang patah, kepala pecah dan sedang ditangani Dokter dirumah sakit. Anak ibu saat ini akan dioparasi  dan mau dipasangi alat tetapi Dokter meminta untuk di bayar terlebih dahulu karena harga dari alat tersebut sangat mahal sekitar Rp.10 Juta” Segera siapkan uangnya dan transfer ke nomor rekening ini!”
“Spontan Ibu tersebut menagis menjerit histeris memanggil suaminya untuk menyiapkan segera uang yang dimaksud”. Dalam kecepatan tinggi motor meluncur menuju kesekolah Anaknya, dan begitu motor tiba didepan sekolah Ibu itupun langsung loncat dan berteriak semakin histeris dan berteriak memanggil manggil anaknya, sambil berlari masuk kedalam sekolah diikuti oleh suaminya!
“Oooooooooooooh Kodong mate tojemmi anakku kodongngggg eh ngek..ngek! Kamaemi anakku dengan suara yang begitu mengganggu seluruh komunitas sekolah. Sehingga spontan aktivitas pembelajaran menjadi terhenti sejenak.
Guru piket yang ikut kaget hampir-hampir tidak bisa mengejar ibu yang berlari sambil meraung raung memanggil anaknya. Setelah berhasil di kerumuni oleh Guru-Guru yang ada di sekolah kemudian ditanya “ada apa ibu menjerit jerit masuk sekolah!, lalu sambil meraung raung menangis menyampaikan bahwa anaknya katanya kecelakaan di sekolah, Salah seorang Guru langsung memanggil anak ibu tersebut yang sedang asyik belajar di Lantai II untuk segera menemui ibunya. Setelah bertemu Ibu tersebut memeluk anaknya sangat erat sambil menagis sejadi-jadinya.
Alhamdulillah…untung uang belum sempat ditransfer, tetapi kejadian ini sudah sempat menghentikan aktivitas belajar siswa beberapa menit dan lagian kejadian ini menurut informasi sudah terjadi sebanyak 3x. Wah..wah..wah…rasanya kita semua perlu lebih waspada soalnya nomor telepon, alamat, nama dari seluruh anggota keluarga bahkan aktifitas kitapun kadang sudah diketahui semua oleh si penelpon.

Telepon Anak Terjatuh di Kampus
Cerita ini menimpa salah satu keluarga yang tinggal di Sukamaju 15 Makassar. Sekitar 2 Tahun lalu anak tertuanya tertabrak mobil dan sempat patah kakinya. Sekarang sudah kondisinya dapat berjalan dengan baik dan melakukan akivitas kuliah di salah satu Jurusan Teknik di UNM. Sutau ketika tiba-tiba telepon rumah berdering di pagi hari menjelang siang  dan diangkat oleh Ibu Korban.
“Bu, Anak ibu Irfan, terjatuh di Kampus, dan kakinya kembali patah, sekarang kami ada di rumah sakit, dan Dokter akan melakukan operasi cuma membutuhkan biaya sekitar Rp.7 Jt untuk pengobatannya, Segera yah Bu? soalnya kondisinya semakin memburuk!, ini nomor rekeningnya!”
Dalam keadaan panik, Ibu Korban langsung  menyiapkan uang dan pergi melakukan transfer pada nomor rekening yang diberikan. Sementara yang lain mencoba menghubungi nomor telpon korban yang juga sedang sulit dihubungi. Setelah transfer selesai dilakukan tidak lama kemudian anak dari Ibu tersebut pulang kerumah dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Karena sudah menyadari bahwa keluarga tersebut  tertipu maka anggota keluarga langsung menghubungi  nomor sipenelpon yang sekarang sudah tidak aktif, dan melacak nomor rekening yang ditempati transfer sebelumnya yang juga ternyata sudah ditutup.

Telepon Suami Kecelakan dalam Masa Studi
Kejadian ini diceritakan oleh teman saya bahwa salah satu Keluarga Dosen UNM yang suaminya sedang tugas belajar mengambil program Doktor (S3) di salah satu universitas di Jakarta mengalami kecelakan. Korban diberikan nama samaran Arman, Ceritanya begini:
“Bu, ini Istri pak Arman ya?, mohon maaf bu, saya teman S3-nya Bapak. Bapak sedang musibah kecelakaan pada saat mau menuju kampus, sekarang mau dioperasi dan biayanya Sekitar Rp.15 Juta. Mohon segera mentransfer uang ke nomor rekening ini, supaya suami ibu dapat  tertolong!”
Istri korban pun dalam keadaan panik, mencoba menghubungi nomor ponsel suaminya tetapi tidak nyambung. Tidak lama kemudian, tanpa pikir panjang lagi langsung bergegas pergi menuju bank untuk mentransfer uang sebesar Rp.10 Juta. Setelah berhasil melakukan transfer tambahan sisa uang Rp.5 Jt sedang diusahakan dengan menjual perhiasan emas di tukang jual beli emas. Karena salah satu anak terus mencoba menghubungi nomor ponsel dari ayahnya dan ankhirnya nyambung menyampaikan bahwa “katanya Bapak Kecelakaan, dan mau dioperasi”, ibu sudah mentransfer uang sebesar Rp.10 juta ke teman Bapak!” Karena Ayahnya tahu bahwa itu pasti tindakan penipuan maka langsung menyampaikan telpon ibu untuk tidak melakukan apa-apa karena saya sehat-sehat saja!”. Sadar akan hal tersebut maka seluruh anggota keluarga mencoba menelpon ibunya yang sedang melakukan transaksi jual perhiasannya. Setelah nyambung dan disampaikan duduk perkaranya, ibunya unglai, kecewa, sedih, benci campur dendam kepada si penelpon tetapi harus pasrah karena uang telah ditransfer.

Telepon Ada seminar Nasional
Cerita ini hampir menimpa teman-teman yang ada di kampus. Pasalnya salah seorang senior yang begitu dihormati bergelar Profesor sedang berada di Jakarta memberi mandat kepada asistennya untuk menelpon beberapa teman-teman Dosennya untuk mengikuti seminar Pengembangan Jurusan di Jakarta. Uang yang diminta sebesar Rp.2 Jt perorang. Nomor rekening sudah diberikan dan diminta segera melakukan pembayaran karena tempat terbatas. Tetapi salah satu Dosen mencoba menelpon HP sang Profesor, Alhamdulillah   berhasil menelpon dan setelah berbincang-bincang sejenak ternyata itu telepon sebelumnya hanyalah tindakan penipuan.
Catatan: Kok bisa tahu semua nama Dosen dan nomor ponselnya!

Telepon: Anak Kecelakan di Sekolah
Cerita ini menimpa salah seorang Guru Bahasa Inggris di SMP yang terletak di sekitar Kawasan Industri Makassar. Beliau sedang ada dirumahnya dan pagi itu menerima telepon dari seseorang sebagai berikut:
“Bu Kum!, Anak ibu kecelakaan, kakinya patah dan pendarahan, sekarang mau di bawah kerumah sakit terdekat mohon mentransfer uang bu untuk biaya pengobatannya!”
Bu Kum menyela, dan langsung mbertanya balik nama anaknya siapa?”
Sambil terkesan berfikir kemudian sipenelpon menyebut “Ruby, bu?”
Bu kumalasi pun menjawab “oh..Ruby? memang anak itu sangat nakal, saya sebagai ibunya juga sangat mengharapkan kematiannya”, kalau belum mati bunuh saja!”
Sipenelpon langsung menutup telepon. Bu Kum tertawa karena ternyata Dia tidak punya anak seumuran SMP yang bernama Rubi he he.

Telepon: Anak Suter Beti Kecelakaan
Cerita ini menimpa suster Beti yang juga menjabat kepala bagian di salah satu rumah sakit ternama di Makassar. Karena cintanya kepada anak laki-lakinya yang meninggal beberapa tahun lalu akibat Penyakit Deman Berdarah (DBD) masih terkadang meninggalkan kesedihan yang begitu mendalam. Baru-baru ini dalam perjalanannya mudik lebaran tiba-tiba mendapatkan telpon sebagai berikut:
“Bu anaknya yang perempuan kecelakaan, sekarang ada dirumah sakit dan akan dipasangi salah satu alat yang cukup mahal pada bagian kepalanya. Kalau tidak percaya silakan Bu, berbicara dengan Dokternya!” Dalam percakapan itu ternyata suster Beti belum menyadari bahwa dirinya adalah seorang Suster yang mengenal hampir seluruh Dokter Yunior sampai Senior.
“Bagaimana Kondisi anak saya Dok?”, Dokter itupun kembali mengulangi ucapan yang sama dengan pembicara sebelumnya. Kemudian Suster Beti kembali bertanya “Oh..iya ini dengan Dokter siapa dan tugas dimana?”, sipenelpon mulai ragu-ragu dan kelihatannya sedang berfikir untuk menyebut nama seseorang. Setelah ia menyebutkan namnya kemudian suster Beti kembali bertanya apa nama alat yang Anda mau pasang ternyata Dokter itu juga tidak tahu apa namanya!”
Kemudian suster Beti menyampaikan “eh Dokter Gadungan saya ini bekerja di rumah sakit yang Anda sampaikan. Tidak ada dokter yang bernama kamu!” Telepon langsung diputuskan.

Catatan:
Mari mengambil hikmah dan menyimpulkan sendiri dari berbagai kejadian yang telah menimpa saudara-saudara kita. Bukan tidak mungkin kita juga sedang diincar kejadian yang sama, dari orang yang mengenal kita, dari orang yang iseng, dari orang yang ingin berniat jahat kepada kita dengan cara mempelajari terlebih dahulu apa dan dimana pekerjaan kita, Alamat, Anggota keluarga kita dengan segala aktifitasnya. Tetapi bukan karena banyaknya kejadian seperti itu lantas menjadikan kita takut, tingkatkan kewaspadaan, beribadalah dengan benar agar Allah menghindarkan kita semua dari berbagai kejadian yang seperti itu. “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berserah Diri”. “Ya Qawiyyu Mallidhoifi gairuka”, “Bismillahi ladzi laa yadurru ma asmihi sai’un fil Ardhi walaa fissama. Wahua ssamiul ‘alim” (Mohon membenarkan jika ada ejaan yang salah!).

 

Undian TELKOMSELpoin Vs TELKOMSEL POIN

SMS ini sudah lama cuma saya sedang kehilangan selera update blog untung saya masih menyimpan SMS SMS ini dengan isi pesan sebagai berikut:
“SELAMAT!!No, SimCARD Anda Terpilih Menang Cek Rp100Jt,dr; TELKOMSEL POIN Ke”17thn2012″ U/Imfo, Hubungi 085289617777 Pengirim: TELKOMSEL”
Dari:+6285256211645, 08.08.2012, 03:08 AM

SMS ini diberikan spasi kosong yang sangat panjang ke bawah sebanyak 25 Baris supaya kelihatan seolah-olah benar dari TELKOMSEL.
Karena saya tidak melakukan tindakan apa-apa dari SMS ini kembali pada pagi hari saya di SMS kembali dengan isi pesan sebagai berikut:
“Slmt!!!No anda Mendpt hadiah Rp.75jt.dari TELKOMSELpoin Diundi tadi mlm Pukul.23:30.wib Di RCTI.info Hub: 085327774517. Ir.H.MULYADI. Pengirim: +777”

Dari:+6285285482212, 08.08.2012, 10:28 AM

Saya sebenarnya menunggu permohonan maaf dari HP orang ini (+6285256211645 dan +6285285482212) mumpung masih suasana lebaran. Jelas-jelas dia telah mencoba menipu mata saya mengatakan pengirimnya dari TELKOMSEL dan  +777 kemudian memberikan spasi yang begitu panjang kebawah, tetapi di atas sekali jelas-jelas tertulis nomernya. Saya juga sedih karena dihari yang sama mestinya saya mendapat 175 juta dari 2x SMS rencana mau beli rumah tetangga supaya bisa buat kegiatan kemasyarakatan bersama anak-anak Yatim Piatu. Ups..gagal lagi, gagal lagi!!!

Baca Tulisan Terkait:
1. SMS “Berminat Mau Beli Rumah”
2. Hadiah Uang “€ 450,000.00 Euro” Sebagai Modal Usaha Awal
3. TELKOMSEL Poin memberikan Hadiah 120 Juta, Mantap!!
4. Minta Transfer Uang ke BNI
5. Minta Pulsa 20 & 50 Vs SMS Bohong & SMS Penipu
6. Hati-Hati Penipuan Mengatas Namakan Undian PT Telkom! (0411-7443227)

 

SMS “Berminat Mau Beli Rumah”

Saya teringat cerita Pak Supriadi beberapa waktu lalu tentang pengalamannya di SMS dari seseorang yang berminat membeli rumahnya yang terletak di perumahan sampaing Sungai Je’ne Berang. Isi pesan mengatakan telah melakukan survey dari rumah yang dimaksud  dan silakan menghubungi suaminya di nomor HP XXXXXXXXXXX. Karena rasa penasarannya beliau benar menghubungi nomor HP dan berhasil berbincang bincang dengan orang tersebut.  Ketika beliau bertanya dari mana mendapatkan alamat dan rumah tersebut beliau mengatakan dari Istrinya. Kemudian ditanya kembali “Bapak posisinya di mana?”, Jawabnya “saya posisi di Jakarta?. “Kalau istri Bapak?” terkesan tidak ingin memberi tahu dan memberikan alamat yang tidak/kurang jelas. Dalam diskusi ini sang pembeli menyakan nomor rekening untuk ditempati melakukan transfer uang. Tetapi teman saya tidak tertarik dan menutup telepon karena informasi dan gelagat yang diberikan oleh orang tersebut mencurigakan.

Hari Minggu Tgl. 26 Agustus 2012 saya juga mendapatkan SMS dari +6282330512039 Jam 08:35 AM ke salah satu nomor Ponsel saya. Isi SMS sebagai berikut:
“Saya dgn IBU HJ.KARTINI.sdh Sy surfai rumah Yg mau anda Jual.dan sy sngt berminat sy tlp Tdk bisa tembus Masalah harga Hub Suami sy H.WAHIDIN 085318300999 Tks.”

Pertama, Saya sedikit heran?!, dari mana dia tahu nomor ponsel saya tersebut yang hampir sy tidak pernah menggunakannya untuk berkomunikasi dengan orang lain (Hanya beberapa orang tertentu saja!). Kedua, kalo ini pasti salah!, saya tidak pernah mau jual rumah, tetapi kalau mau beli rumah pasti iya karena saya berminat  mau membuat kolam renang kecil dan lapangan olah raga seadanya di dalam pekarangan rumah tetangga yang tidak produktif he he.
Mari berhati-hati karena sangat banyak modus-modus baru dalam kejahatan.!

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 27 Agustus 2012 in SMS Bohong, SMS Penipu, SMS Salah, Transfer Uang

 

Hadiah Uang “€ 450,000.00 Euro” Sebagai Modal Usaha Awal

Wah.wah begitu senangnya mendapat email pada kotak SPAM pesan pada hari Sabtu, 17 Desember 20011. Isi pesan sebagai berikut:
ID EMAIL ANDA TELAH WON Empat Ratus Lima Puluh Ribu Euro dan (€ 450,000.00 Euro) di Email penghargaan Internasional Spanyol ‘El Gordo’ undian lotere dengan angka keberuntungan 9/11/13/24/43 dan Ref: ES/9420X2/68.
Secara lengkap isi email yang saya terima seperti pada gambar di bawah:

Menang LotreMenang LotreSetelah bermimpi-mimpi membayangkan mau beli ini dan itu, iseng searching sana sini eh..ternyata ada beberapa kawan yang juga telah lebih dahulu dan barusan menerima email yang sama sebut saja, www.kerjaan.web.idhttp://karaktersubang.blogspot.com dan dalam tulisan yang lebih lengkap dapat dibaca di http://www.yousaytoo.com. Yah..gagal lagi..gagal lagi Son?

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Desember 2011 in Internet, Penipuan, Transfer Uang

 

Minta Transfer Uang ke BNI

Dari : +6282191844647
06.12.2011
10:15 AM
Uangnya tranfer ke BNI ajah a/n: RAHMAN SYAMSUDDIN no rek:02375270 73.Cab; MKS, klo sudah ditransfer sms ke 085397895186 no yang satu gak aktif.