RSS

Arsip Kategori: Trading

Trading Forex, Asyik Juga!

Forex Forum | Forex Trading Forums | MT5 Forum
Trading01Trading02Trading03

Semoga keberuntungan dalam menganalisa pasar selalu menyertai kita semua. Salam Trader!
Forex Forum | Forex Trading Forums | MT5 Forum

 

Nomor Ponsel +6282337180571 Miss call lagi ?

MissCall+6282337180571: Malam ini tepatnya jam 24.15 AM (12.15 tengah malam) eh kamu miss call lagi, terimakasih sekalipun kamu hanya iseng atau bermaksud menggangu seperti biasanya aku berbaik hati untuk mengangkatnya tetapi sori saya sama sekali tidak mendengarkan suara kamu, soalnya saya belum shalat isha. Terimakasih karena disela-sela saya asyik bermain trading Forex dengan profit 3.90 (maklum hanya membuka 2 open posisi itupun hanya dengan lot 0.1 dan 0.2 dengan posisi buy), eh kamu mengagetkan saya lagi. Klo dulu saya hampir emosi merespon misscall-misscall kamu   yang seenaknya, sekarang tidak lagi soalnya pikir-pikir kamu baik juga selalu mengingatkan untuk bangun tengah malam dan kalau itu senin kamis sekalian sahur saja soalnya sudah lama puasa senin kamis saya tidak berjalan normal mungkin karena kesibukan. Tetapi dengan seringnya kamu memisscall saya kok jadi kepikiran untuk mengambil sisi baik dari apa yang kamu lakukan. “please jangan bosan ya…? “

Saya teringat ketika saya membentakmu pertamakalinya dan kamu jawab dengan  SMS jangan begitu bos saya hanya mencari  cewek bernisial X yang sering ngumpul di resting (ups… sayang isi SMS kamu tidak sempat saya abadikan).

Saya sedikit mengharap supaya misscallnya seperti yang lalu agak lebih malam supaya shalat malam saya dapat terjaga. Makanya sejak tahu kamu rajin miscall saya tidak pernah menggetarkan lho ponsel bluberry ini volumenya saya maksimalkan 5 level sehingga suaranya cukup menggelagar sampai di lantai atas rumah saya. Biasanya HP ini saya simpan di dapur samping TV Ichiko 21 Inci sekalian ngechass. Jika digetar kurang seru soalnya tidaklagi kedengaran apalagi kalau melakukan pemblokiran toh kamu tidak bisa misscall lagi.

Eh klo kamu ada minat main trading supaya dapat bulus download dulu Meta Trader 4 (MT4) atau Meta Trader 5 (MT5) selanjutnya lakukan demo terlebih dahulu. Jika demo sudah mantap silakan membukan   accoun real lebih lengkapnya baca-baca deh Tab “Valas:Forex” pada menu di atas!.
InstaForexBaca tulisan sejenis: Nomor Ponsel Penggangu +6282337180571

 

Hukum Forex dalam Islam

Hukum Forex
FATWA MUI TENTANG TRADING FOREX

Fatwa MUI Tentang Jual Beli Mata Uang (AL-SHARF)
Pertanyaan yang pasti ditanyakan oleh setiap trader di Indonesia :

1. Apakah Trading Forex Haram?
2. Apakah Trading Forex Halal?
3. Apakah Trading Forex diperbolehkan dalam Agama Islam?
4. Apakah SWAP itu?

Mari kita bahas dengan artikel yang pertama :
Forex Dalam Hukum Islam

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bukunya Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang berjudul MASAIL FIQHIYAH; Kapita Selecta Hukum Islam, diperoleh bahwa Forex (Perdagangan Valas) diperbolehkan dalam hukum islam.

Perdagangan valuta asing timbul karena adanya perdagangan barang-barang kebutuhan/komoditi antar negara yang bersifat internasional. Perdagangan (Ekspor-Impor) ini tentu memerlukan alat bayar yaitu UANG yang masing-masing negara mempunyai ketentuan sendiri dan berbeda satu sama lainnya sesuai dengan penawaran dan permintaan diantara negara-negara tersebut sehingga timbul PERBANDINGAN NILAI MATA UANG antar negara.

Perbandingan nilai mata uang antar negara terkumpul dalam suatu BURSA atau PASAR yang bersifat internasional dan terikat dalam suatu kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Nilai mata uang suatu negara dengan negara lainnya ini berubah (berfluktuasi) setiap saat sesuai volume permintaan dan penawarannya. Adanya permintaan dan penawaran inilah yang menimbulkan transaksi mata uang. Yang secara nyata hanyalah tukar-menukar mata uang yang berbeda nilai.

HUKUM ISLAM dalam TRANSAKSI VALAS

1. Ada Ijab-Qobul : —> Ada perjanjian untuk memberi dan menerima

  • Penjual menyerahkan barang dan pembeli membayar tunai.
  • Ijab-Qobulnya dilakukan dengan lisan, tulisan dan utusan.
  • Pembeli dan penjual mempunyai wewenang penuh melaksanakan dan melakukan tindakantindakan hukum (dewasa dan berpikiran sehat)

2. Memenuhi syarat menjadi objek transaksi jual-beli yaitu:

  • Suci barangnya (bukan najis)
  • Dapat dimanfaatkan
  • Dapat diserahterimakan
  • Jelas barang dan harganya
  • Dijual (dibeli) oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya atas izin pemiliknya
  • Barang sudah berada ditangannya jika barangnya diperoleh dengan imbalan.

Perlu ditambahkan pendapat Muhammad Isa, bahwa jual beli saham itu diperbolehkan dalam agama.

“Jangan kamu membeli ikan dalam air, karena sesungguhnya jual beli yang demikian itu mengandung penipuan”.

(Hadis Ahmad bin Hambal dan Al Baihaqi dari Ibnu Mas’ud)

Jual beli barang yang tidak di tempat transaksi diperbolehkan dengan syarat harus diterangkan sifatsifatnya atau ciri-cirinya. Kemudian jika barang sesuai dengan keterangan penjual, maka sahlah jual belinya. Tetapi jika tidak sesuai maka pembeli mempunyai hak khiyar, artinya boleh meneruskan atau membatalkan jual belinya. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi riwayat Al Daraquthni dari Abu Hurairah:

Barang siapa yang membeli sesuatu yang ia tidak melihatnya, maka ia berhak khiyar jika ia telah melihatnya”.

Jual beli hasil tanam yang masih terpendam, seperti ketela, kentang, bawang dan sebagainya juga diperbolehkan, asal diberi contohnya, karena akan mengalami kesulitan atau kerugian jika harus mengeluarkan semua hasil tanaman yang terpendam untuk dijual. Hal ini sesuai dengan kaidah hukum Islam:

“Kesulitan itu menarik kemudahan.”

Demikian juga jual beli barang-barang yang telah terbungkus/tertutup, seperti makanan kalengan, LPG, dan sebagainya, asalkam diberi label yang menerangkan isinya. Vide Sabiq, op. cit. hal. 135. Mengenai teks kaidah hukum Islam tersebut di atas, vide Al Suyuthi, Al Ashbah wa al Nadzair, Mesir, Mustafa Muhammad, 1936 hal. 55.

JUAL BELI VALUTA ASING DAN SAHAM

Yang dimaksud dengan valuta asing adalah mata uang luar negeri seperi dolar Amerika, poundsterling Inggris, ringgit Malaysia dan sebagainya. Apabila antara negara terjadi perdagangan internasional maka tiap negara membutuhkan valuta asing untuk alat bayar luar negeri yang dalam dunia perdagangan disebut devisa. Misalnya eksportir Indonesia akan memperoleh devisa dari hasil ekspornya, sebaliknya importir Indonesia memerlukan devisa untuk mengimpor dari luar negeri.

Dengan demikian akan timbul penawaran dan perminataan di bursa valuta asing. setiap negara berwenang penuh menetapkan kurs uangnya masing-masing (kurs adalah perbandingan nilai uangnya terhadap mata uang asing) misalnya 1 dolar Amerika = Rp. 12.000. Namun kurs uang atau perbandingan nilai tukar setiap saat bisa berubah-ubah, tergantung pada kekuatan ekonomi negara masing-masing. Pencatatan kurs uang dan transaksi jual beli valuta asing diselenggarakan di Bursa Valuta Asing (A. W. J. Tupanno, et. al. Ekonomi dan Koperasi, Jakarta, Depdikbud 1982, hal 76-77)

FATWA MUI TENTANG PERDAGANGAN VALAS

Fatwa Dewan Syari’ah Nasional Majelis Ulama Indonesia

No: 28/DSN-MUI/III/2002 tentang Jual Beli Mata Uang (Al-Sharf)

Menimbang :

a. Bahwa dalam sejumlah kegiatan untuk memenuhi berbagai keperluan, seringkali diperlukan

transaksi jual-beli mata uang (al-sharf), baik antar mata uang sejenis maupun antar mata uang berlainan jenis.

b. Bahwa dalam ‘urf tijari (tradisi perdagangan) transaksi jual beli mata uang dikenal beberapa

bentuk transaksi yang status hukumnya dalam pandangan ajaran Islam berbeda antara satu  bentuk dengan bentuk lain.

c. Bahwa agar kegiatan transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan ajaran Islam, DSN memandang perlu menetapkan fatwa tentang al-Sharf untuk dijadikan pedoman.

Mengingat :

1. “Firman Allah, QS. Al-Baqarah[2]:275: “…Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…”

2. “Hadis nabi riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Majah dari Abu Sa’id al-Khudri:Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan atas dasar kerelaan (antara kedua belah pihak)’ (HR. albaihaqi dan Ibnu Majah, dan dinilai shahih oleh Ibnu Hibban).

3. “Hadis Nabi Riwayat Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibn Majah, dengan teks Muslim dari ‘Ubadah bin Shamit, Nabi s.a.w bersabda: “(Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam (denga syarat harus) sama dan sejenis serta secara tunai. Jika jenisnya berbeda, juallah sekehendakmu jika dilakukan secara tunai.”.

4. “Hadis Nabi riwayat Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dari Umar bin Khattab, Nabi s.a.w bersabda: “(Jual-beli) emas dengan perak adalah riba kecuali (dilakukan) secara tunai.”

5. “Hadis Nabi riwayat Muslim dari Abu Sa’id al-Khudri, Nabi s.a.w bersabda: Janganlah kamu menjual emas dengan emas kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagian atas sebagian yang lain; janganlah menjual perak dengan perak kecuali sama (nilainya) dan janganlah menambahkan sebagaian atas sebagian yang lain; dan janganlah menjual emas dan perak tersebut yang tidak tunai dengan yang tunai.

6. “Hadis Nabi riwayat Muslim dari Bara’ bin ‘Azib dan Zaid bin Arqam : Rasulullah saw melarang menjual perak dengan emas secara piutang (tidak tunai).

7. “Hadis Nabi riwayat Tirmidzi dari Amr bin Auf: “Perjanjian dapat dilakukan di antara kaum muslimin, kecuali perjanjian yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram; dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali syarat yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.”

8. “Ijma. Ulama sepakat (ijma’) bahwa akad al-sharf disyariatkan dengan syarat-syarat tertentu

Memperhatikan :

1. Surat dari pimpinah Unit Usaha Syariah Bank BNI no. UUS/2/878

2. Pendapat peserta Rapat Pleno Dewan Syari’ah Nasional pada Hari Kamis, tanggal 14 Muharram 1423H/ 28 Maret 2002.

MEMUTUSKAN :

Dewan Syari’ah Nasional Menetapkan : FATWA TENTANG JUAL BELI MATA UANG (AL-SHARF).

Pertama : Ketentuan Umum

Transaksi jual beli mata uang pada prinsipnya boleh dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Tidak untuk spekulasi (untung-untungan).

2. Ada kebutuhan transaksi atau untuk berjaga-jaga (simpanan).

3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai (at-taqabudh).

4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar (kurs) yang berlaku pada saat transaksi dan secara tunai.

Kedua : Jenis-jenis transaksi Valuta Asing

1. Transaksi SPOT, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valuta asing untuk penyerahan pada saat itu (over the counter) atau penyelesaiannya paling lambat dalam jangka waktu dua hari. Hukumnya adalah boleh, karena dianggap tunai, sedangkan waktu dua hari dianggap sebagai proses penyelesaian yang tidak bisa dihindari dan merupakan transaksi internasional.

2. Transaksi FORWARD, yaitu transaksi pembelian dan penjualan valas yang nilainya ditetapkan pada saat sekarang dan diberlakukan untuk waktu yang akan datang, antara 2×24 jam sampai dengan satu tahun. Hukumnya adalah haram, karena harga yang digunakan adalah harga yang diperjanjikan (muwa’adah) dan penyerahannya dilakukan di kemudian hari, padahal harga pada waktu penyerahan tersebut belum tentu sama dengan nilai yang disepakati, kecuali dilakukan dalam bentuk forward agreement untuk kebutuhan yang tidak dapat dihindari (lil hajah)

3. Transaksi SWAP yaitu suatu kontrak pembelian atau penjualan valas dengan harga spot yang dikombinasikan dengan pembelian antara penjualan valas yang sama dengan harga forward. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

4. Transaksi OPTION yaitu kontrak untuk memperoleh hak dalam rangka membeli atau hak untuk menjual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valuta asing pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir tertentu. Hukumnya haram, karena mengandung unsur maisir (spekulasi).

Ketiga : Fatwa ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan jika di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan, akan diubah dan disempurnakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jakarta

Tanggal : 14 Muharram 1423 H / 28 Maret 2002 M

DEWAN SYARI’AH NASIONAL – MAJELIS ULAMA INDONESIA
Sumber Tulisan:
http://www.syariahonline.com/v2/fatwa/mui/2674-fatwa-mui-tentang-trading-forex.html

Catatan:
Sekedar berbagai pengalaman saja, mungkin saya salah seorang yang termasuk belum sukses bermain Trading Forex. Saya pernah mencoba bermain Trading Forex menggunakan uang salah satu teman saya dengan modal awal sebesar Rp. 5 Juta. Dalam tempo 2 Minggu saya berhasil  meningkatkannya equitynya menjadi Rp. 60 Juta lebih dalam konversi rupian. Setelah dicairkan saya juga mendapatkan sedikit imbalan. Dalam permainan berikutnya saya ikut bermain lagi dengan modal awal Rp. 15 Juta dan dalam beberapa hari sempat menjadi Rp.35 Juta. Kemudian pada suatu waktu setelah Shalat Isha kira-kira pada jam 8.30 malam sempat saya stress melihat pasar yang tidak terjadi seperti yang saya harapkan. Saya memasang beberapa open posisi karena merasa yakin dari informasi teman yang juga sedang bermain Trading di tempat berbeda melalui YM dia meyakinkan saya bahwa pasang saja OP Buy dan apa yang teradi dalam hitungan menit uang saya habis dalam sekejap dan yang tersesisa beberapa rupiah saja. Sempat saya berfikir wah…saya bisa kaya sehari tetapi saya juga bisa miskin dalam sehari. Semenjak itu saya menyatakan istirahat dan tidak lagi mau bermain real, sesekali dalam beberapa waktu jika rindu saya kembali membuka account Demo dan ikut klik sana klik sini he he.
Saran saya kepada Saudaraku pertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan Anda ikut bermain dalam bisnis ini. Belajarlah dengan seksama sebelum Anda melakukannya.
Sekalipun cukup banyak indikator yang dishare oleh Trader di internet tetapi indikator tersebut tidak ada yang berlaku topcer untuk selamanya. Pasar sewaktu-waktu bisa berubah dalam sekejap…maka sebaiknya bukalah Open Posisi dengan volume yang betul-betul aman bagi equity Anda sekalipun pasar berbalik arah sebesat 250 pip.
Jangan menjadi orang pemimpi atau hanya dengan berharap-harap seperti jika saya membuka Open Posisi menggunakan Lot 1 atau yang lebih besar pasti saya lebih cepat meningkatkan equity saya, semoga pasar saat ini sesuai dengan posisi yang sedang saya buka Buy atau Sell.
Saya kira jika saya ikut bermain lagi seperti yang pernah saya lakukan sebelumnya mungkin saya jauh lebih berhati-hati dengan memperhatikan keamanan equity dengan jumlah OP yang sudah diperhitungkan. Tetapi saya masih ragu dengan hukun bagaimana jika uang yang digunakan untuk membayar saya adalah uang para koruptor,  uang para pelacur, uang para perampok, uang para penipu yang ikut bermain Trading tetapi karena mereka gagal uang mereka bercampur jadi satu di dalam pasar Forex. Dan..karena ilmu dan kemampuan menganalisa yang Allah SWT berikan..kepada saya dan juga Trader lain tentunya, jika mereka membayar saya apakah uang yang saya terima benar-benar bersih dari hukum halal, ataukah masih bercampur dengan uang tidak halal…? wallahu ‘alam bissawab

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 18 Januari 2013 in Forex, InstaForex, MetaTrader, Trader, Trading

 
 
Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) PTIK FT UNM

Kerjakan tugas dengan serius, tepat waktu InsyaAllah Anda sukses!

Multimedia Pendidikan PTIK FT UNM

Kerjakan Tugas dengan Serius, Tepat Waktu, InsyaAllah Anda Lulus!

pippk

Praktek Instalasi Perawatan dan Perakitan Komputer - PTA FT UNM

Belajar Bahasa Pemrograman

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

CD Interaktif Multimedia

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Multimedia Pembelajaran Interaktif

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Media Ajar Interaktif

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH)

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Media Pembelajaran Berbasis Komputer

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Teknik Multimedia Web Blog

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini : by Mustamin Tewa'

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

sehat news

informasi seputar kesehatan terkini

amadnoy

the minimalis news