RSS

Arsip Kategori: Ponsel

Nomor Ponsel Penggangu “+6282337180571”

MisscallEntah sudah berapa kali nomor ponsel ini melakukan miss call semaunya dan seenaknya di saat orang sudah tertidur. Begitu diangkat dan dijawab “Hallo, langsung dimatikan!, kemudian beberapa saat menelpon lagi!,awalnya kirain iseng tapi karena sudah berulang-ulang rasanya membuat sedikit emosi. Soalnya kita yang begitu sibuk dan melayani banyak orang kadang merasa yang menelpon itu sangatlah penting sehingga   sedang istirahatpun kami biasanya menyempatkan untuk melihat telpon,  siapa tahu benar-benar telpon atau SMS tersebut itu sangatlah penting. Tetapi  rupanya khusus nomor ponsel ini hanya iseng saja!. Mungkin merasa sangat puas jika membuat orang lain sakit hati.

+6282337180571

Sebenarnya di black list saja cukup, tapi nampaknya mengganti nomor ponsel kemudian melakukan misscall lagi. Sebelum menggunakan nomor ponsel  di atas biasanya misscallnya pada jam 23.15 kemudian jam 24.00 ke atas dan antara jam 1 sampai jam 3 malam. Kalau misscallnya jam 03.00 dini hari saya suka silakan saja malah berpahala soalnya saya bisa terbangun untuk melakukan Shalat Tahajjud. Seperti yang pernah kami lakukan bersama santri-santi AA Gym di Geger Kalong beberapa tahun lalu dengan melakukan Tahajjud Call. Konsepnya hanya memisscall masing-masing 10 orang tanpa harus mengangkat telepon secara berantai sehingga setiap malam ratusan atau bahkan ribuan orang bisa dibangunkan untuk Shalat Malam.

kadang ingin membalasnya dengan suara emosi, tetapi setiap mau melakukan pembalasan,  hati berkata jangan..jangan..biarkan saja, layani sampai puas, dengarkan apa yang ia mau katakan sampai ia memutuskan sendiri pembicaraannya. Teringat dengan cerita Rasulullah SAW yang setiap mau pergi ke mesjid Shalat, setiap malam seorang kafir Quraisy meludahinya. Rasulullah tidak membalasnya tetapi deterimanya dengan sikap sabar. Satiap malam diperlakukan serupa oleh orang tersebut sampai pada akhirnya suatu malam tidak lagi ada orang tersebut yang meludahi Nabi.

Kemudian Rasulullah mencari data kemana orang yang sering meludahinya..??? sampai pada akhirnya Rasulullah mendapatkan informasi bahwa orang yang sering meludahinya sedang terbaring sakit sudah beberapa hari. Kemudian Nabi cepat-cepat pulang kerumahnya dan mengambil kurma miliknya dan menjenguknya. Sungguh kagum orang kafir quraisy tersebut dengan akhlak Nabi karena sekalipun diperlakukan kurang baik beliau tetap membalasnya dengan kebaikan. Subhanallah…kita baru mendapatkan ujian sedikit saja sudah mulai mengeluh..menggerutu..atau mungkin putus asa tidak ada habisnya, membalas orang dengan SMS cacian, makian atau mendoakan supaya mati kualat, bukan hanya dia bahkan seluruh keluarganya. He he rasanya entah formula mana yang dirasa tepat: Mari menjawab Quis dengan memilih jawaban mana yang paling disukai.

  • AIR SUSU dibalas dengan AIR SUSU
  • AIR SUSU dibalas dengan AIR TUBA
  • AIR TUBA dibalas dengan AIR SUSU
  • AIR TUBA dibalas dengan AIR TUBA
  • AIR Apapun yang diberikan no comment
 

9 Keyword Penipuan, Teror atau Intimidasi

Dari berbagai modus penipuan dapat dibuat list sebagai berikut:

  1. Ada yang mengirim surat resmi menggunakan modal stempel dari salah satu perusahaan ternama yang memberitakan bahwa Anda menang  undian, terkirim ke Alamat Anda dengan tepat dan Anda pasti mempercainya bahwa itu benar???
  2. SMS dengan kiriman pesan minta dikasihani dengan alasan tertipu, kecelakaan, kena musiba, atau lainnya tetapi ending skenarionya semua berujung pada permintaan untuk dikirimi pulsa atau  uang seikhlashnya  dari Anda.
  3. SMS iseng seoalah-olah dia adalah perempuan yang  salah kirim SMS atau dengan segaja meminta berkenalan via SMS dengan Anda. Jika mendapat respon maka selanjutnya dia akan menggoda terus menerus melalui sms menarik dan dalam beberapa hari kemudian ujung-ujungnya karena sudah terkesan akrab, tiba tiba ada SMS lagi mengatasnamakan bahwa keluarganya sekarang sakit keras dan tidak ada biaya pulang kampung, atau ibunya sakit keras atau meninggal dunia dan meminta Anda mengirim sejumlah uang sebagai pinjaman. Dan Anda sebagai orang bodoh, tolol, bego, sok mau menolong langsung membantunya!!!!, kalaupun benar itu hanya 0,001% saja!
  4. Anda ditelpon langsung  disuatu ruangan  dengan background suasana kantor, terdengar ada kesibukan diskusi atau lainnya, bahwa Anda terpilih sebagai pemenang undian hari ulang tahun kantor Telekom, atau Stasiun TV ternama, tetapi apapun…apapun..apapun modusnya semuanya meminta Anda untuk menuju kemesin ATM untuk melakukan transaksi. Harapannya Anda adalah orang yang tidak mengerti atau baru mengenal fitur mesin ATM sehingga Dia si-Jahannam akan menuntun Anda untuk melakukan klik-klik sana-sini. Ingat hanya ada dua jebakan yang umum mereka lakukan pada ATM yaitu trasnfer Pulsa atau Transfer uang ke nomor rekening tujuan yang disebutkannya dengan nominal tidak bulat menggunakan angka-angka unik. Ada yang mendahului dengan mengecek saldo Anda terlebih duhulu ada juga yang langsung saja dan kalau gagal langsung melarikan diri dengan menoneaktifkan telepon.
  5. SMS bahwa Dia telah mensurvey rumah Anda dan berminat membelinya kemudian  menitip nomor ponsel suaminya yang sebenarnya adalah si-Pelaku juga yang akan menerimanya semua berujung di ATM. Tetapi dari beberapa SMS yang saya terima semua isi SMSnya sama.
  6. Ada juga yang berani melakukan transaki benaran dengan mentranfer uanganya terlebih dahulu ke rekening Anda, kemudian beberapa menit kemudian batal dengan alasan yang sangat menyedihkan lalu meminta uangnya kembali untuk ditransferkan sekarang juga. Biasanya diwaktu-waktu yang sudah tutup kantor atau kurang menguntungkan. Yah..terserah apa Anda akan mengembalikannya atau kesempatan untuk membalasnya cuman hati-hati karena bisa dia menyebutkan nomer rekening yang salah kemudian complain agar Anda mengirim sebanyak dua kali. Tidak usah dilayani biarkan dia sibuk sendiri, serahkan saja urusannya ke Bank!
  7. Anda ditelepon bahwa anak atau keluarga Anda kecelakan. Dia akan berperan sebagai teman, guru, atasan langsung atau Dokter yang menangani dan meinta Anda untuk sesegera mungkin mentransfer  sejumlah uang yang ia sebutkan supaya Anank Anda terselamatkan.
  8. Apapun modusnya, Apapun Modusnya, Apapun Modusnya, umumnya mereka akan meminta Anda untuk bertransaksi Pulsa atau Uang di ATM.
  9. Waspadalah, mari meningkatkan kehati-hatian untuk modus baru lainnya!, jangan percaya kepada siapapun. Sedikit mengganggu karena ada teman tidak akan mengankat telepon dari siapapun jika tidak didahului dengan SMS terlebih dahulu (sori bagi yang belum terdaftar!), setelah di aktivasi baru diangkatnya ..kayak buat email saja!

Sudah dulu ya…? soalnya sudah ada  9 point. Tetapi menariknya kerena mereka mempelajari  Kita terlebih dahulu sehingga mereka tahu mengenai pekerjaan, propesi dan  bahkan  keluarga kita, sehingga benar-benar jika tidak berhati-hati sangat bisa mengelabui kita.

Seperti kata-kata bijak ” Banyak godaan yang datang berselimutkan kegembiraan tetapi sesungguhnya godaan itu hanya setipis kulit”. “Kejahatan yang terorganisir mampu mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.”
Tetapi yakin dalam Firman Allah SWT memberi penguatan bahwa “Sesunggnya yang Bathil pasti akan lenyap!”

Hanya ini yang bisa kuperjuangkan karena aku tidak  bisa memberimu uang, hanya sogores tulisan yang mungkin sudah usang, tetapi semoga masih bagaikan air penyejuk bagi mereka yang dahaga. Yaa Qawiyyu Mallidhoifi Gairuka!

 

Rekening Penipu dan atau SMS Hanya Salah Alamat?

Nampaknya saat ini, gaya penipuan semakin terupdate dibuat lebih sederhana, dan jika dikonfirmasi mereka cukup meminta maaf dengan alasan salah kirim. Saya sudah beberapa kali mendapatkan SMS singkat hanya dengan memberikan nama dan nomor rekening yah…tentu untung-untungan jika benar-benar orang yang dituju hari itu ingin mentranfer uang sangat diharapkan mereka berbuat salah dengan memasukkan nomor rekening yang diperoleh melalui SMS. Berikut koleksi saya dari beberapa SMS yang saya terima dari beberapa nomor ponsel. Semua nomor ponsel yang tulis diyakini 1000% benar karena saya mengeja nomernya satu/persatu sampai 5x, tetapi toh pasti juga ada laporannya pada provider ponsel yang digunakannya. Yang perlu dicermati sesungguhnya adalah sipemberi SMS karena bisa jadi juga nomer yang dikirim memang benar-benar nomernya atau milik orang lain yang bermaksud dijahatinya. Bukan begitu Bro….?

Dari: +6285292225171
11.01.2013
01:32 AM
ini rekeninggnya bri : 08300100 205250 7 a.n heryani

Dari: +6282325777938
10.01.2013
01:24 PM
BRI A/n IFDAL FADILAH No Rek 7648-01-000110501″

Dari:+6281242069727
25.12.2012
04:45 AM
Salam! Usaha ku macet, ditipu org. sdh 1bln tdk ada pmasukn. Pak Darwis Hidayatullah (mitra) sarankn Sgra dptkn t4 pmotong ayam di mksr. Tlg bantu carikan, tabe

Dari: +6282344937641
24.12.2012
09:47 AM
ini rekeningnya BANK BRI A/n AKMAL MAHFUDH No rek: 0949-0100-8427-503

Dari: +6282191514741
23.12.2012
07:48 PM
mta km dimana skrang

 

Berbagai Modus Telepon Penipuan: Anak Terjerat Narkoba, Kecelakaan dan Seminar Nasional

Telepon: Anak Terlibat Narkoba
Pagi ini saya menonton pada Jam 5.27 (Jam Komputer Saya), sebelum acara Topik Pagi di ANTV lalu kemudian disiarkan bahwa salah seorang Ibu tinggal di Kulon Progo Yogyakarta menerima telepon dari seseorang yang menyampaikan bahwa anaknya terlibat narkoba dan minta uang tebusan sebesar Rp.60.Juta, jika tidak anaknya akan ditembak mati.
Karena ibu tersebut sangat sayang kepada anaknya maka dia sangat panik dan takut mendengar kondisi anaknya. Ibu itu menjawab bahwa Dia tidak memiliki uang sebanyak itu karena profesinya hanya seorang buruh.
“Lalu berapa uang yang Ibu punya!”
“Saya hanya memiliki Rp.2 Juta, itupun dengan mencukupkannya dengan cara meminjam!”
“Kemudian sipenelpon ok lah kalau begitu, transfernya sekarang!!!”
Ibu itupun bergegas mengumpulkan uang tebusan dan bergegas pergi untuk mentransfer pada nomor rekening yang diberikan. Dalam perjalan terbetik hati untuk melaporkan kejadian tersebut kepada  pihak kepolisian terdekat. Polisi menyampaikan kepada Ibu tersebut bahwa itu adalah bentuk penipuan, sampai pada akhirnya polisi mempertemukan Ibu dengan Anaknya, Alhamdulillah ibu tersebut tidak jadi mentransfer uangnya.

Telepon: Anak Jatuh di Sekolah
Cerita ini kejadiaannya di SMP Negeri 1 Sungguminasa Kab. Gowa Sulawesi Selatan.  Salah seorang guru menceritakan dengan segala keheranannya sampai cerita ini saya tulis kejadian tersebut sudah terjadi sebanyak 3x telepon kepada orang tua siswa.Si penelpon tahu nama orang tua dan siswa sebagai korban. Berikut ceritanya:
“Bu saya Guru dari Anak Ibu, Anak ibu terjatuh dari lantai II sekolahnya, dan sekarang patah, kepala pecah dan sedang ditangani Dokter dirumah sakit. Anak ibu saat ini akan dioparasi  dan mau dipasangi alat tetapi Dokter meminta untuk di bayar terlebih dahulu karena harga dari alat tersebut sangat mahal sekitar Rp.10 Juta” Segera siapkan uangnya dan transfer ke nomor rekening ini!”
“Spontan Ibu tersebut menagis menjerit histeris memanggil suaminya untuk menyiapkan segera uang yang dimaksud”. Dalam kecepatan tinggi motor meluncur menuju kesekolah Anaknya, dan begitu motor tiba didepan sekolah Ibu itupun langsung loncat dan berteriak semakin histeris dan berteriak memanggil manggil anaknya, sambil berlari masuk kedalam sekolah diikuti oleh suaminya!
“Oooooooooooooh Kodong mate tojemmi anakku kodongngggg eh ngek..ngek! Kamaemi anakku dengan suara yang begitu mengganggu seluruh komunitas sekolah. Sehingga spontan aktivitas pembelajaran menjadi terhenti sejenak.
Guru piket yang ikut kaget hampir-hampir tidak bisa mengejar ibu yang berlari sambil meraung raung memanggil anaknya. Setelah berhasil di kerumuni oleh Guru-Guru yang ada di sekolah kemudian ditanya “ada apa ibu menjerit jerit masuk sekolah!, lalu sambil meraung raung menangis menyampaikan bahwa anaknya katanya kecelakaan di sekolah, Salah seorang Guru langsung memanggil anak ibu tersebut yang sedang asyik belajar di Lantai II untuk segera menemui ibunya. Setelah bertemu Ibu tersebut memeluk anaknya sangat erat sambil menagis sejadi-jadinya.
Alhamdulillah…untung uang belum sempat ditransfer, tetapi kejadian ini sudah sempat menghentikan aktivitas belajar siswa beberapa menit dan lagian kejadian ini menurut informasi sudah terjadi sebanyak 3x. Wah..wah..wah…rasanya kita semua perlu lebih waspada soalnya nomor telepon, alamat, nama dari seluruh anggota keluarga bahkan aktifitas kitapun kadang sudah diketahui semua oleh si penelpon.

Telepon Anak Terjatuh di Kampus
Cerita ini menimpa salah satu keluarga yang tinggal di Sukamaju 15 Makassar. Sekitar 2 Tahun lalu anak tertuanya tertabrak mobil dan sempat patah kakinya. Sekarang sudah kondisinya dapat berjalan dengan baik dan melakukan akivitas kuliah di salah satu Jurusan Teknik di UNM. Sutau ketika tiba-tiba telepon rumah berdering di pagi hari menjelang siang  dan diangkat oleh Ibu Korban.
“Bu, Anak ibu Irfan, terjatuh di Kampus, dan kakinya kembali patah, sekarang kami ada di rumah sakit, dan Dokter akan melakukan operasi cuma membutuhkan biaya sekitar Rp.7 Jt untuk pengobatannya, Segera yah Bu? soalnya kondisinya semakin memburuk!, ini nomor rekeningnya!”
Dalam keadaan panik, Ibu Korban langsung  menyiapkan uang dan pergi melakukan transfer pada nomor rekening yang diberikan. Sementara yang lain mencoba menghubungi nomor telpon korban yang juga sedang sulit dihubungi. Setelah transfer selesai dilakukan tidak lama kemudian anak dari Ibu tersebut pulang kerumah dalam keadaan sehat wal ‘afiat. Karena sudah menyadari bahwa keluarga tersebut  tertipu maka anggota keluarga langsung menghubungi  nomor sipenelpon yang sekarang sudah tidak aktif, dan melacak nomor rekening yang ditempati transfer sebelumnya yang juga ternyata sudah ditutup.

Telepon Suami Kecelakan dalam Masa Studi
Kejadian ini diceritakan oleh teman saya bahwa salah satu Keluarga Dosen UNM yang suaminya sedang tugas belajar mengambil program Doktor (S3) di salah satu universitas di Jakarta mengalami kecelakan. Korban diberikan nama samaran Arman, Ceritanya begini:
“Bu, ini Istri pak Arman ya?, mohon maaf bu, saya teman S3-nya Bapak. Bapak sedang musibah kecelakaan pada saat mau menuju kampus, sekarang mau dioperasi dan biayanya Sekitar Rp.15 Juta. Mohon segera mentransfer uang ke nomor rekening ini, supaya suami ibu dapat  tertolong!”
Istri korban pun dalam keadaan panik, mencoba menghubungi nomor ponsel suaminya tetapi tidak nyambung. Tidak lama kemudian, tanpa pikir panjang lagi langsung bergegas pergi menuju bank untuk mentransfer uang sebesar Rp.10 Juta. Setelah berhasil melakukan transfer tambahan sisa uang Rp.5 Jt sedang diusahakan dengan menjual perhiasan emas di tukang jual beli emas. Karena salah satu anak terus mencoba menghubungi nomor ponsel dari ayahnya dan ankhirnya nyambung menyampaikan bahwa “katanya Bapak Kecelakaan, dan mau dioperasi”, ibu sudah mentransfer uang sebesar Rp.10 juta ke teman Bapak!” Karena Ayahnya tahu bahwa itu pasti tindakan penipuan maka langsung menyampaikan telpon ibu untuk tidak melakukan apa-apa karena saya sehat-sehat saja!”. Sadar akan hal tersebut maka seluruh anggota keluarga mencoba menelpon ibunya yang sedang melakukan transaksi jual perhiasannya. Setelah nyambung dan disampaikan duduk perkaranya, ibunya unglai, kecewa, sedih, benci campur dendam kepada si penelpon tetapi harus pasrah karena uang telah ditransfer.

Telepon Ada seminar Nasional
Cerita ini hampir menimpa teman-teman yang ada di kampus. Pasalnya salah seorang senior yang begitu dihormati bergelar Profesor sedang berada di Jakarta memberi mandat kepada asistennya untuk menelpon beberapa teman-teman Dosennya untuk mengikuti seminar Pengembangan Jurusan di Jakarta. Uang yang diminta sebesar Rp.2 Jt perorang. Nomor rekening sudah diberikan dan diminta segera melakukan pembayaran karena tempat terbatas. Tetapi salah satu Dosen mencoba menelpon HP sang Profesor, Alhamdulillah   berhasil menelpon dan setelah berbincang-bincang sejenak ternyata itu telepon sebelumnya hanyalah tindakan penipuan.
Catatan: Kok bisa tahu semua nama Dosen dan nomor ponselnya!

Telepon: Anak Kecelakan di Sekolah
Cerita ini menimpa salah seorang Guru Bahasa Inggris di SMP yang terletak di sekitar Kawasan Industri Makassar. Beliau sedang ada dirumahnya dan pagi itu menerima telepon dari seseorang sebagai berikut:
“Bu Kum!, Anak ibu kecelakaan, kakinya patah dan pendarahan, sekarang mau di bawah kerumah sakit terdekat mohon mentransfer uang bu untuk biaya pengobatannya!”
Bu Kum menyela, dan langsung mbertanya balik nama anaknya siapa?”
Sambil terkesan berfikir kemudian sipenelpon menyebut “Ruby, bu?”
Bu kumalasi pun menjawab “oh..Ruby? memang anak itu sangat nakal, saya sebagai ibunya juga sangat mengharapkan kematiannya”, kalau belum mati bunuh saja!”
Sipenelpon langsung menutup telepon. Bu Kum tertawa karena ternyata Dia tidak punya anak seumuran SMP yang bernama Rubi he he.

Telepon: Anak Suter Beti Kecelakaan
Cerita ini menimpa suster Beti yang juga menjabat kepala bagian di salah satu rumah sakit ternama di Makassar. Karena cintanya kepada anak laki-lakinya yang meninggal beberapa tahun lalu akibat Penyakit Deman Berdarah (DBD) masih terkadang meninggalkan kesedihan yang begitu mendalam. Baru-baru ini dalam perjalanannya mudik lebaran tiba-tiba mendapatkan telpon sebagai berikut:
“Bu anaknya yang perempuan kecelakaan, sekarang ada dirumah sakit dan akan dipasangi salah satu alat yang cukup mahal pada bagian kepalanya. Kalau tidak percaya silakan Bu, berbicara dengan Dokternya!” Dalam percakapan itu ternyata suster Beti belum menyadari bahwa dirinya adalah seorang Suster yang mengenal hampir seluruh Dokter Yunior sampai Senior.
“Bagaimana Kondisi anak saya Dok?”, Dokter itupun kembali mengulangi ucapan yang sama dengan pembicara sebelumnya. Kemudian Suster Beti kembali bertanya “Oh..iya ini dengan Dokter siapa dan tugas dimana?”, sipenelpon mulai ragu-ragu dan kelihatannya sedang berfikir untuk menyebut nama seseorang. Setelah ia menyebutkan namnya kemudian suster Beti kembali bertanya apa nama alat yang Anda mau pasang ternyata Dokter itu juga tidak tahu apa namanya!”
Kemudian suster Beti menyampaikan “eh Dokter Gadungan saya ini bekerja di rumah sakit yang Anda sampaikan. Tidak ada dokter yang bernama kamu!” Telepon langsung diputuskan.

Catatan:
Mari mengambil hikmah dan menyimpulkan sendiri dari berbagai kejadian yang telah menimpa saudara-saudara kita. Bukan tidak mungkin kita juga sedang diincar kejadian yang sama, dari orang yang mengenal kita, dari orang yang iseng, dari orang yang ingin berniat jahat kepada kita dengan cara mempelajari terlebih dahulu apa dan dimana pekerjaan kita, Alamat, Anggota keluarga kita dengan segala aktifitasnya. Tetapi bukan karena banyaknya kejadian seperti itu lantas menjadikan kita takut, tingkatkan kewaspadaan, beribadalah dengan benar agar Allah menghindarkan kita semua dari berbagai kejadian yang seperti itu. “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berserah Diri”. “Ya Qawiyyu Mallidhoifi gairuka”, “Bismillahi ladzi laa yadurru ma asmihi sai’un fil Ardhi walaa fissama. Wahua ssamiul ‘alim” (Mohon membenarkan jika ada ejaan yang salah!).

 

Undian TELKOMSELpoin Vs TELKOMSEL POIN

SMS ini sudah lama cuma saya sedang kehilangan selera update blog untung saya masih menyimpan SMS SMS ini dengan isi pesan sebagai berikut:
“SELAMAT!!No, SimCARD Anda Terpilih Menang Cek Rp100Jt,dr; TELKOMSEL POIN Ke”17thn2012″ U/Imfo, Hubungi 085289617777 Pengirim: TELKOMSEL”
Dari:+6285256211645, 08.08.2012, 03:08 AM

SMS ini diberikan spasi kosong yang sangat panjang ke bawah sebanyak 25 Baris supaya kelihatan seolah-olah benar dari TELKOMSEL.
Karena saya tidak melakukan tindakan apa-apa dari SMS ini kembali pada pagi hari saya di SMS kembali dengan isi pesan sebagai berikut:
“Slmt!!!No anda Mendpt hadiah Rp.75jt.dari TELKOMSELpoin Diundi tadi mlm Pukul.23:30.wib Di RCTI.info Hub: 085327774517. Ir.H.MULYADI. Pengirim: +777”

Dari:+6285285482212, 08.08.2012, 10:28 AM

Saya sebenarnya menunggu permohonan maaf dari HP orang ini (+6285256211645 dan +6285285482212) mumpung masih suasana lebaran. Jelas-jelas dia telah mencoba menipu mata saya mengatakan pengirimnya dari TELKOMSEL dan  +777 kemudian memberikan spasi yang begitu panjang kebawah, tetapi di atas sekali jelas-jelas tertulis nomernya. Saya juga sedih karena dihari yang sama mestinya saya mendapat 175 juta dari 2x SMS rencana mau beli rumah tetangga supaya bisa buat kegiatan kemasyarakatan bersama anak-anak Yatim Piatu. Ups..gagal lagi, gagal lagi!!!

Baca Tulisan Terkait:
1. SMS “Berminat Mau Beli Rumah”
2. Hadiah Uang “€ 450,000.00 Euro” Sebagai Modal Usaha Awal
3. TELKOMSEL Poin memberikan Hadiah 120 Juta, Mantap!!
4. Minta Transfer Uang ke BNI
5. Minta Pulsa 20 & 50 Vs SMS Bohong & SMS Penipu
6. Hati-Hati Penipuan Mengatas Namakan Undian PT Telkom! (0411-7443227)

 

All BOX Flasher Info

Box Flasher Info
Bagi Anda pencinta reparasi ponsel, berikut informasi tentang berbagai macam Box Flasher yang yang sering digunakan teknisi dalam melakukan reparasi ponsel. Minat silakan download aplikasinya melalui link berikut: Download All-Box-Flasher-Info ukuran filenya 24.72 MB.

 

Flashing Ponsel

Flashing adalah proses penginstalasian ulang terhadap file-file operation system (OS), bahasa,  dan data-data kalibrasi pada ponsel. Hal tersebut dilakukan bilaman terjadi berbagai macam kerusakan seperti  sinyal hilang, blink, restart, sim card error, phone lock, virus, matot, dll. Langkah ini adalah langkah P3K sebelum mengambil kesimpulan untuk melakukan tindakan perbaikan dalam sisi  Hardware.

Secara umum file-file yang perlu di flashing adalah file-file utama yang kadang-kadang diistilahan sebagai file MCU, PPM, PMM dan WUG (Nokia kategori DCT3 & DCTL), MCU, PPM, CNT dan PM (Nokia kategori DCT4 & WD2), dan file COR, PPM, CNT, SD dan ENO (Nokia kategori BB5).

Untuk melakukan flashing Anda memerlukan Box Flasher yang ini sangat banyak beredar di pasaran tergantung dari ponsel merek apa yang akan di perbaiki. Adapun box flasher yang dimaksud adalah: UFS, JAV, Universal Box, Cruiser,  SE TOOL, DreamBox, Furious, Z3X Box, NS Pro, UST Pro, ULT Box, CPF Box, Spiderman Box, MCN Box, Veking, Octopus, Cyclone Box, Smart Clip, Rocker Donggle, MT Box, SPT Box, MX Key, MSS Box, dll.

Peralatan yang Anda butuhkan secara lengkap dalam proses flashing tersebut adalah komputer yang sudah teristalasi aplikasi salah satu dari  box flasher di atas, Box Flasher, Kabel USB penghubung antara  Box dengan Komputer yang digunakan dan Kabel Data yang menghubungkan antara Box Flasher denganPonsel. Setelah itu mulailah melakukan kelinci percobaan..he..hee!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 April 2010 in Ponsel

 
 
Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) PTIK FT UNM

Kerjakan tugas dengan serius, tepat waktu InsyaAllah Anda sukses!

Multimedia Pendidikan PTIK FT UNM

Kerjakan Tugas dengan Serius, Tepat Waktu, InsyaAllah Anda Lulus!

pippk

Praktek Instalasi Perawatan dan Perakitan Komputer - PTA FT UNM

Belajar Bahasa Pemrograman

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

CD Interaktif Multimedia

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Multimedia Pembelajaran Interaktif

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Media Ajar Interaktif

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH)

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Media Pembelajaran Berbasis Komputer

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini.

Teknik Multimedia Web Blog

Apa yang bisa kita berikan untuk Negeri ini : by Mustamin Tewa'

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

sehat news

informasi seputar kesehatan terkini

amadnoy

the minimalis news